Month: September 2014

#TLPINA: Let’s Get Lost!

Hari Sabtu, tanggal 06 September gue ke Lapangan D Senayan buat nonton konser EXO! Yeay~! Udah hampir dua tahun gue nggak ketemu mereka. Walaupun udah nggak lengkap lagi, gue tetep excited. Semua sectionnya festival. Dan gue pilih Premium F. Awalnya nggak tau mau nonton sama siapa. Jadi, ya sudahlah gue nonton sendiri. Tapi pas keluar toilet gue ketemu Raisa (temen SMP gue) sama tantenya. Jadilah gue nonton bareng mereka. Ya daripada gue garing teriak-teriak sendirian?

Overall, konsernya keren BANGET. Selama 2,5 jam, seluruh member EXO ngasih penampilan terbaik mereka. Mereka total banget, loh. Gue sampe terharu. Gerimis sama sekali nggak menghalangi aksi mereka (dan para fansnya, ehm). Mereka juga ngasih fanservice yang banyak. And I can see their faces CLEARLY! Omg apa perlu dijelaskan lagi? Mereka aktif keliling panggung.

Gue merinding kalo inget gue eyecontact sama D.O. Jadi ceritanya, D.O jalan ke section gue dan panggung tempat dia berdiri meninggi. Gue spontan menjerit. Gue lompat-lompat heboh (note: pake 2 kaki) dan goyang-goyangin light stick serta glowing bracelet gue. I can feel his eyes on mine OMG OMG OMG. Mungkin guelah penonton paling rame di section itu jadi dia secara refleks liat. Hahahah, so Kyungsoo oppa, do you remember that freaky girl in the pink shirt?

Gue nggak ngambil foto selama konser. Let the others did deh gue tinggal nikmatin konsernya. Gue cuma ngambil foto panggungnya sebelum dan sesudah konser. Hehehe. Enjoy!

Before concert

glowing~after concert

Facing Difficulties

Gue mau curhat sedikit, nih. Jadi, beban belajar di MHT itu kan lebih berat ya daripada di sekolah-sekolah lain. Dan sekarang gue tuh merasa kalo gue malah jadi mundur di sini. Mundur di sini maksudnya jadi susah nerima pelajaran, kesusahan ngerjain PR, dan lain-lain. Gue juga untuk pertamakalinya nemuin kendala dalam belajar. Biasanya dari SD sampai SMP gue fine-fine aja tuh belajar. Nggak perlu bimbingan khusus. Tapi sekarang, gue suka kebingungan. Gue dari yang tadinya tempat temen-temen nanya pelajaran, sekarang gue yang banyak nanya.

Apa pelajarannya tambah susah, ya? Nggak juga. Sekolah lain juga belajar materi yang sama. Dan rasa-rasanya tuh setiap hari gue udah belajar. Apa cara belajar gue yang salah? Apa karena kebanyakan tugas itulah waktu tidur gue berkurang dan belajar jadi nggak maksimal? Entahlah. Gue harus evaluasi secepatnya.

Nggak cuma dalam pelajaran. Gue juga menemui kesulitan-kesulitan yang belum pernah gue temui sebelumnya. Misalnya marching band. Tanpa punya latar belakang di bidang musik gue pede aja daftar dan dapet bagian pit. Ternyata main pit susah juga. Temen-temen gue yang kebanyakan bisa main piano, udah nggak begitu kesusahan lagi mainin nada. Pas latihan dan ketinggalan dari yang lain itulah gue merasa bodoh banget. Sebenernya gue bisanya apa, sih? 

Yah, gue selalu coba meyakinkan diri sendiri kalau ini proses dari pendewasaan. Kalau gue selalu melakukan hal-hal yang gue bisa, ngejauhin sesuatu yang belum gue bisa, kapan gue belajarnya? Gue nggak akan berkembang kalau melakukan hal-hal yang itu-itu aja. Jadi meskipun sekarang gue struggling, gue harus tetap semangat! It’s totally fine to make mistakes, yang penting gue selalu belajar dan nggak kehilangan semangat.

Gue tau gue adalah orang yang ambisius dan visioner. Tujuan utama gue itu ikut OSN Biologi (dan dapat emas, for sure!). Dan melihat kesulitan gue sekarang, sempat ngerasa down juga. Dalam sehari udah nggak kehitung banyaknya gue memotivasi diri sendiri biar “sadar”, kalau gue harus bangkit. Gue nggak bisa pake cara belajar gue di SMP. Dulu gue selalu berada on the top jadi kalau ada lomba antarsekolah ya gue yang dipilih. Tapi di MHT, mau ikut OSK aja harus seleksi di sekolah dulu.

Gue pernah denger kata-kata kakak kelas gue kalau belajar di MHT memang sulit, tapi bagi jiwa pencari ilmu itu akan sangat menyenangkan. Gue berharap gue termasuk salah satu dari jiwa yang sedikit itu.